01 June 2018 00:00

Modal Usaha Sembako, Ini Cara Cerdas Dapatkannya dengan Modal Minim!

DISITU

https://images.disitu.com/A/Img/1806/180601/Modal Usaha Sembako Ini Cara Cerdas Dapatkannya dengan Modal Minim.jpg

Berwirausaha adalah langkah yang tepat ketika Anda ingin tetap mendapatkan penghasilan tanpa harus menjadi seorang karyawan. Banyak peluang untuk berwirausaha salah satunya yaitu membuka usaha sembako. Pentingnya komoditas yang satu ini, dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang sangat bagus. Apalagi usaha ini termasuk dalam usaha fast moving (cepat laku), mengingat sembako merupakan kebutuhan utama setiap manusia. Namun bagi Anda yang ingin memulai usaha ini, tentu menjadi sebuah pertanyaan besar berapa modal yang harus dikeluarkan ketika ingin membuka usaha ini. Modal Usaha Sembako ini terbilang tidak terlalu besar dibandingkan ketika Anda ingin membuka usaha jenis lainnya. Berikut rincian Modal Usaha Sembako yang terbilang menggiurkan karena bisa dilakukan dengan modal tidak terlalu besar:

Pilihan Tempat Usaha

Tempat terbaik untuk usaha sembako yaitu berada di daerah pemukiman penduduk yang memiliki daya beli yang cukup tinggi. Potensi yang paling bagus untuk melakukan usaha sembako ini di depan jalan umum yang ramai. Jika kita melihat harga sewa toko sekarang, rata-rata harga sewa kisaran 15 juta. Dengan lokasi yang lebih strategis tentu bisa mencapai 20 juta ke atas. Namun jika Anda memiliki modal tipis dan rumah Anda berada di komplek yang penduduknya lumayan padat, Anda dapat memanfaatkannya sebagai tempat usaha. Anda dapat memanfaatkan halaman rumah atau merombak ruang kosong yang posisinya dibagian depan untuk dijadikan tempat berjualan. Cara yang paling mudah yaitu dengan menggunakan sekat berbahan triplek dan memanfaatkan rolling door. Kita memerlukan setidaknnya 4 lembar triplek. Harga triplek sekitar Rp. 150.000,- per lembar, sementara rolling door kisaran Rp. 400.00,- per m2. Sehingga total yang dibutuhkan untuk membuat sekat tersebut sekitar Rp. 1.000.000,-.

Etalase Sebagai Peralatan Tata Letak Barang

Sebuah toko sembako tentu memerlukan beberapa kelengkapan untuk tempat dagangan seperti halnya rak barang atau etalase. Anda dapat menyiapkan setidaknya Rp. 1000.000,- untuk membeli etalase tersebut.

Peralatan Penunjang Operasional

Ketika menjalankan usaha sembako ini, tentu Anda membutuhkan peralatan penunjang operasional. Peralatan tersebut  meliputi timbangan kiloan, kalkulator, kotak uang dan lainnya. Harga timbangan kiloan sekitar Rp. 200.000,- kalkulator dan tempat kotak uang seharga Rp. 600.000,-. Jadi total peralatan RP. 800.000,-.

Barang Dagangan

Barang dagangan apa saja yang akan kita jual merupakan bahan utama untuk usaha sembako ini. Sebaiknya Anda membeli barang dagangan dengan produk yang populer dan ramai dikonsumsi oleh konsumen. Hal ini bertujuan supaya sembako Anda tetap laris. Jika Anda memiliki modal yang terbatas Anda dapat memilih barang yang sederhana terlebih dahulu. Barang dagangan yang dijadikan sebagai bahan sembako antara lain:

  • Beras
  • Minyak Goreng
  • Mie Instan
  • Tepung Terigu
  • Telur Ayam
  • Gula Pasir/Jawa
  • Garam
  • Bumbu Masak
  • Gas Elpiji
  • Teh dan Kopi
  • Perlengkapan mandi seperti Sabun mandi, pasta gigi, shampo bahkan sabun cuci
  • Aneka Jajan anak

Yang menjadi perhatian Anda, Anda tidak perlu langsung membeli dalam jumlah banyak, perkirakan untuk membeli barang secukupnya. Siapkan setidaknya 3 merk suatu produk, hal  Ini bertujuan supaya Anda bisa mengetahui produk mana yang lebih disukai dengan konsumen. Modal untuk stok produk sederhana ini, kita estimasikan sebesar Rp. 5.000.000,-

Biaya Listrik

Biaya listrik ini digunakan untuk membayar penerangan terutama saat malam hari. Selain bertujuan untuk penerangan, hal ini bertujuan untuk menghindarkan tikus berkeliaran sehingga merusak barang sembako yang ada. Semakin besar daya listrik tentu biaya yang dikeluarkan semakin besar. Biaya listrik perbulannya mulai dari Rp. 90.000,-.

Total semua estimasi Modal Usaha Sembako yang diperlukan ketika Anda ingin membuka usaha ini yaitu 7.890.000,-  jika kita menggunakan rumah sebagai tempat usaha. Atau Rp. 21.890.000,- apabila Anda menyewa tempat untuk toko. Tentu besar Modal usaha ini bisa berbeda-beda sesuai situasi dan harga setempat. Semakin besar modal yang ada, akan semakin besar pengaruh kelengkapan barang yang dijual. Namun, ketika Anda memiliki modal pas-pasan dengan usaha yang fast moving  tentu kita dapat memperbesar dan memperlengkap produk yang ingin dijual dengan mudah.