avatardisplay_general
DISITU
12 Jun 2018

Mudik Naik Motor, Ini Tips Pengendara Sepeda Motor

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1806/180612/Mudik Naik Motor siapa takut Ini Tipe bagi pengendara sepeda motor.jpg

Pulang kampung naik motor sudah menjadi kebiasaan para pemudik beberapa tahun belakangan ini. Banyak alasan orang mudik menggunakan moda transportasi yang satu ini, alasan yang sering disampaikan bisanya karena tidak kebagian tiket kereta dan bis. Alasan yang lebih menantang lainnya adalah mau mencoba touring sekalian pulang kampung dan menikmati pengalaman mengendarai motor jarak jauh.

Data dari Kementrian Perhubungan membuktikan jika mudik menggunakan motor sangat diminati. Dibuktikan dengan jumlah pemudik motor yang meningkat setiap tahunnya.  Di tahun 2014, jumlah pemudik motor sebanyak 1,4 juta, tahun 2017 kemarin jumlahnya meningkat hampir lima kali menjadi 6,4 juta, dan diperkirakan tahun 2018 ini menjadi 8,5 juta.

Menyenangkan melihat pengendara motor memadati jalan pantura seperti layaknya burung bangau hijrah mencari tempat barunya. Menikmati kebersamaan antar pemudik di setiap tempat peristirahatan kebersamaan berbuka bersama dan menunaikan sholat di mushola mushola sepanjang jalan dan berkenalan dan bertemu teman baru sesama pemudik. Sungguh merupakan pengalaman yang sebanding dengan lelahnya perjalanan mudik ini.

Selain kegembiraan dan pengalaman pertualangan, tentunya ada juga kasus yang menyedihkan yang dialami oleh para pengendara motor ketika mudik. Dilaporkan juga setiap tahun lebih dari 70% kecelakaan mudik melibatkan pengendara sepeda motor. Angka kecelakaan motor tahun 2017 sebanyak 32,311.

Melihat tingginya angka kecelakaan tadi, memang sepeda motor bukan moda yang tepat untuk mudik jarak jauh. Hal ini disebabkan pengendara motor jarak jauh membutuhkan fisik dan konsentrasi yang kuat. Karena itu disarankan pemudik untuk ikut program mudik gratis atau menggunakan kendaaraan umum.

Akan tetapi jika masih tetap akan mudik menggunakan motor berikut adalah Tip dari kami untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan:

  1. Siapkan fisik dan mental

    1. Istirahat yang cukup mendekati hari keberangkatan, sebaiknya tidak begadang.

    2. Ketika berkendara lakukan istirahat kecil setiap 2-3 jam di tempat istirahat yang sudah disediakan.

    3. Minum minuman berkafein, seperti kopi dan minuman berenergi membuat badan segar, tapi sebaiknya untuk mudik kali ini tidak dilakukan.

 

  1. Cek Kondisi Motor di Empat Bagian Penting

    1. Roda

Pastikan ban masih memiliki alur pembuangan yang baik sehingga memiliki daya cengkram maksimal.

    1. Rem

Pastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik. Cek ketebalan dan kebersihan kampas rem depan dan rem belakang motor.

    1. Mesin

Cek kondisi mesin. Pastikan oli dalam kondisi baik dan mesin memiliki tenaga maksimal. Lakukan pengecekan setiap 2000 km untuk ganti oli.

    1. Lampu-lampu

Pastikan lampu-lampu berfungsi dengan baik

 

  1. Lengkapi Riding Gear Agar Nyaman

    1. Gunakan helm

Selalu gunakan helm full face berstandar SNI untuk pengendara maupun penumpang termasuk anak-anak. Helm selain melindungi jika terjadi kecelakaan, juga berfungsi sebagai penahan angin, debu dan partikel lain yang mungkin berbahaya.

 

    1. Gunakan Jaket dan celana panjang

Jaket melindungi tubuh pengendara dan penumpang dari terpaan sinar matahari dan angin. Terutama membawa anak yang lebih sering didudukan di paling depan kemudi. Celana panjang wajib digunakan untuk alasan keamanan dan kenyamanan. Buat wanita, sebaiknya tidak menggunakan rok pendek atau panjang. Panjang takut tersangkut, pendek juga takut “tersangkut”. J

 

    1. Sarung tangan, sepatu serta masker.

Masker walaupun kecil tapi sangat berguna untuk menutup hidung dari polusi udara, sedangkan sarung tangan mampu melindungi kulit dari sinar matahari dan tentunya juga tangan dari kecelakaan. Hindari menggunakan sandal jepit dan sepatu berhak tinggi saat berkendara.

 

    1. Jika memiliki alat pelindung tambahan untuk lutut dan siku, rompi pelindung angin akan lebih baik. Siapkan jas hujan dengan warna mencolok.

  1. Patuhi Rambu Rambu dan Etika Berlalu Lintas

    1. Menghormati sesama pengendara jalan adalah penting. Bersabar, tahan emosi dan kendalikan motor dengan aman.

    2. Perhatikan serta patuhi rambu rambu lalu lintas, agar pengendara dan pengguna jalan lainnya tetap aman.

  1. Perhitungkan kapasitas kendaraan dengan barang bawaan.

  1. Sepeda motor matic dan bebek memiliki batas beban seberat 150 kilogram, sedangkan motor sport 160 kilogram. Jangan sampai kelebihan kapasitas karena dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara. Bahkan jika dipaksakan, mesin, ban, rantai dan shockbreaker motor bisa rusak.

  2. membawa penumpang maksimal dua orang, karena sepeda motor didesain untuk dua orang. Jika terpaksa membawa balita, posisikan anak berada di tengah agar terlindung dari angin dan debu.

  3. penumpang wanita duduk menghadap ke depan dimana lutut tidak boleh lebih lebar daripada setang sepeda motor dan kaki ditaruh di pijakan kaki (footstep) dengan ujung jari menghadap ke depan. Posisi menghadap ke depan ini membuat penumpang lebih waspada.

 

  1. Siapkan Rencana Perjalanan

    1. Buat rencana terjadwal dan kenali jalur yang akan dilewati. Catat titik-titik penting atau rawan, serta nomor-nomor darurat seperti kantor polisi, rumah sakit, dan lainnya. Hindari bawa barang berlebihan gunakan fasilitas jasa pengiriman bila ada barang yang harus dibawa saat pulang ke kampung halaman.

    2. Manfaatkan posko-posko mudik yang sudah disediakan oleh berbagai pihak. Gunakan untuk beristirahat dan mengembalikan kembali fokus, atau bahkan untuk mengecek kondisi kendaraan.