avatardisplay_general
DISITU
15 Mar 2018

Pinjaman Untuk Perbaikan Rumah, Ini Harus Disiapkan

https://disituapi.azureedge.net/artikel/503 Pinjaman Bank Untuk Perbaikan Rumah Ini yang Wajib Kamu Siapkan.jpg

Tahun baru 2018 ini sangat tepat buat anda untuk merenovasi rumah. Bukan hanya niat semangat kerja yang harus ditingkatkan tetapi tempat yang anda tinggali bersama keluarga juga perlu untuk dipoles agar lebih nyaman. Apalagi jika rumah sering bocor, terlihat kusam, dan juga tua. Akan lebih baik jika anda tidak perlu lagi menunda untuk perbaikan. Salah satu masalah yang mungkin anda hadapi adalah dana. Anda dapat melakukan pinjaman bank untuk perbaikan rumah. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan sebelum melakukan pinjaman dana. Berikut ulasan mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dan juga pinjaman bank untuk perbaikan tersebut.

Pinjaman Bank Untuk Perbaikan Rumah

Tak sedikit orang yang mengajukan pinjaman untuk perbaikan rumah di bank. Akan lebih baik jika anda menggunakan produk layanan berbasis pinjaman tanpa agunan atau KTA. Sejauh ini produk ini lebih menguntungkan dan cepat daripada pinjaman multiguna dengan KTA. Anda tidak perlu memberikan agunan sertifikat rumah anda. Cukup dengan melengkapi dokumen dan bukti penghasilan.

Saat memilih KTA perbaikan rumah, sebaiknya anda memilih pinjaman dengan plafon yang cukup besar dan tenor panjang. Umumnya pinjaman KTA dapat anda ajukan mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 300 juta dengan tenor dari 3 tahun hingga 5 tahun. Fasilitas tenor yang panjang akan meringankan anda dalam membayar angsuran dengan asumsi nilai rumah anda akan meningkat setiap tahunnya. Dengan ini, bunga KTA perbaikan rumah masih terkompensasi dengan kenaikan harga rumah anda. Namun, jika anda dapat melunasinya dengan waktu yang lebih cepat tentu saja hal tersebut lebih baik.

Hal Yang Harus Kamu Siapkan

Ada beberapa langkah yang perlu kamu siapkan sebelum mengajukan pinjaman bank untuk perbaikan rumah, yaitu:

1. Buat Perencanaan

Langkah awal sebelum melakukan perbaikan rumah adalah perencanaan. Hal ini meliputi memilih arsitek yang akan mendesain wajah baru rumah anda. Setelah desain yang dibuat sesuai dengan keinginan anda langkah selanjutnya adalah menghitung dana yang dibutuhkan untuk perbaikan tersebut bersama arsitek. Jika anda tidak menggunakan jasa arsitek, anda bisa berkoordinasi dengan koordinator tukang bangunan yang telah anda percaya.

2. Skala Prioritas

Selama tahap perencanaan, anda harus membuat skala prioritas. Jika prioritasmu menambah kamar maka anda harus mengutamakan hal tersebut. Jangan sampai anda tergoda untuk melakukan renovasi bagian lain sehingga perencanaan dana anda akan membengkak.

3. Reuse Bahan Yang Masih Bisa Dimanfaatkan

Selama renovasi rumah pastikan anda tetap menggunakan bahan bangunan lama yang masih dapat digunakan. Misalnya genteng yang masih bisa dipakai harus dibuang? Dengan melakukan hal tersebut, anda bisa menghemat pengeluaran dana untuk renovasi.

4. Pahami Rincian Biaya

Anda dan kontraktor harus memiliki rincian anggaran dari semua rencana pekerjaan di semua bagian dengan jelas. Misalnya dalam membuat kamar tidur. Pastikan bahan bangunan apa saja yang akan digunakan dan berapa biayanya. Begitu juga jika anda akan melakukan perbaikan di bagian lain. Dengan merinci biaya seperti itu maka anda akan mendapatkan gambaran pekerjaan tukang dan juga biaya yang akan dikeluarkan.

5. Membeli Bahan Bangunan Sendiri

Anda lebih baik membeli bahan bangunan sendiri. Selain hemat, cara ini membuat anda lebih tenang dalam mengatur biaya perbaikan. Kontraktor atau tukang bangunan hanya memberikan estimasi biaya dan jenis bahan bangunannya.

6. Jeli Memilih Kontraktor/Tukang Bangunan

Memilih kontraktor atau tukang bangunan sangat penting. Pilihlah tenaga yang sudah berpengalaman. Selain itu, pastikan jejak kontraktor/tukang bangunan tersebut baik, tidak mengecewakan. Anda dapat menanyakan pada orang yang pernah menggunakan jasanya.

7. Membuat Perjanjian

Jangan lupa untuk membuat perjanjian tertulis agar anda memiliki ikatan pekerjaan yang jelas. Di dalam surat perjanjian tersebut berisi lingkup pekerja, tanggung jawab masing-masing pihak, waktu yang dibutuhkan, dan biayanya.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu