avatardisplay_general
DISITU
07 Mar 2018

Pinjaman Dana Bisa Mulai Bisnis Penerbitan Buku Indie

458 Pinjaman Dana Tanpa Ribet Bisa Mulai Bisnis Penerbitan Buku Indie.jpg

Banyak pilihan model usaha yang bisa kita rintis dengan modal yang kecil. Pendanaan awal yang lumayan besar kerap menjadi kendala saat kita ingin mulai merintis suatu usaha. Namun, ada beberapa jenis usaha yang dapat dilakukan saat terkendala dengan dana. Diantaranya merintis bisnis penerbitan buku indie. Penerbitan buku indie pada dasarnya bukan suatu hal yang jarang kita dengar. Saat ini sudah banyak yang mencoba dan bahkan sudah sukses dalam bisnis ini. Konsep melayani dan menjalin kerjasama menjadi daya tarik tersendiri dari bisnis ini. Meski dari segi pendanaan kecil dibandingkan usaha penerbitan konvensional, tetap kita butuh sokongan dana dari luar. Alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mencari pinjaman dana tanpa ribet. Banyak yang menawarkan pinjaman dana, tapi belum tentu semuanya mudah.

Melalui pinjaman dana tanpa ribet, kamu akan dimudahkan dalam membangun bisnis penerbitan buku indie. Kamu bisa menggunakan dana pinjamannya untuk membeli peralatan yang diperlukan. Sehingga mimpi menjadi seorang pebisnis dapat kamu wujudkan. Disamping itu, kamu juga perlu memikirkan hal lain selain pendanaan. Seperti sumber daya manusia, juga manajamen perusahan agar berjalan dengan baik. Dibawah ini beberapa langkah saat ingin memulai bisnis penerbitan buku indie :

5 Langkah Memulai Bisnis Penerbitan Buku Indie

Ada beberapa langkah yang dapat kamu tempuh saat memulai bisnis penerbitan buku indie. Hal ini akan memudahkan kamu dalam membangun dan mengembangkan usaha yang kamu jalani. Dengan adanya langkah memudahkan mengorganisir fikiran saat akan memulai melakukan aksi nyata

1. Tentukan Nama Dan Logo Penerbit

Setelah benar-benar mantap memuali bisnis penerbitan buku indie, awalilah dengan menentukan nama dan logo penerbit. Untuk membuat nama, buatlah nama yang mudah diingat oleh orang. Agar nama penerbit kamu lebih cepat dikenal orang. Dalam membuat logo usahakan menarik dan menggambarkan nama dari penerbit yang kita buat.

2. Urus Akta Usaha Ke Notaris Terdekat

Penerbit yang sudah melembaga akan lebih dipercaya oleh konsumen. Oleh karena itu penting untuk kamu mengurus akta perusahaan untuk menjadikan nya CV. Akta ini dapat diurus dikantor notaris terdekat. Pengurusan akta tidak memakan waktu lama, kisaran 1-2 miggu saja.

3. Beli Peralatan Percetakan

Melalui pinjaman dana tadi kamu dapat mengangsur membeli peralatan yang diperlukan dalam proses produksi. Untuk penerbitan buku indie peralatan yang bisa kamu lengkapi adalah mesin printer toner, komputer, mesin scanning, mesin laminating, dll. Semua alat ini lebih mudah untuk kamu temukan ditoko elektronik.  Selain alat-alat ini kamu juga perlu menyiapkan peralatan kantor. Hal ini agar meudahkan kamu dalam memanajemen usaha ini.

4. Kuasai Teknik-Teknik Dasar Penerbitan Buku

Dalam menerbitkan buku ada beberapa teknik yang harus kamu kuasai. Agar hasil terbitan yang kamu buat berkualitas dan diterima oleh masyarakat penikmat tulisan. Karena, selain harga kualitas buku juga sangat menentukan apakah ia diminati atau tidak oleh masyarakat. Beberapa teknik yang harus kamu pelajari seperi layout, editing, design cover, dll. Disamping ini sebenarnya masih banyak yang perlu kamu pelajari lagi. Namun, jika kamu merasa sulit kamu bisa mengandalkan orang yang memiliki keahlian di bidang ini. Hal ini tentu akan sangat membantu untuk memudahkan jalannya usaha.

5. Daftarkan Penerbit Ke Perpustakaan Nasional RI

Dalam menerbitkan buku kita mengenal dengan istilah ISBN. Ini merupakan kode buku yang diberikan oleh perpustakaan nasional. Untuk mendapatkan ISBN kita harus terdaftar sebagai penerbitan resmi. Oleh karena itu perlu untuk mendaftarkan penerbitan kita melalui email perpustakaan nasional RI. Hanya dalam waktu 1-2 minggu setelah mendaftar kita akan menerima email konfirmasi. Setelah itu, kita dapat mengurus ISBN untuk setiap buku yang akan kita terbitkan.

Cari Kredit DISITU Pilihanmu