avatardisplay_general
DISITU
26 Aug 2018

Prospek dan Cara Gadai Sertifikat Rumah di Surabaya

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180826/Prospek Gadai Sertifikat Rumah Bukan Atas Nama Sendiri di Surabaya.jpg

Surabaya merupakan kota dengan prospek ekonomi yang tinggi. Tak heran, prospek gaya hidup dan kebutuhan masyarakat juga tinggi. Sehingga prospek gadai pun lebih tinggi dibanding beberapa kota lain. Salah satu yang bisa digadai adalah sertifikat rumah. Tapi bagaimana jika sertifikat itu bukan atas nama sendiri? Alias masih atas nama orang lain? Jawabannya, bisa Anda cek di prospek gadai sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya, berikut ini.

Jika disimpulkan secara garis besar, prospek gadai semacam itu terbilang kurang baik. Namun dengan membaca artikel ini, Anda bisa paham kalau sebenarnya ada celah bagi Anda.

Kalau bicara soal prospek, kita sedang bicara tentang kesempatan. Di Surabaya, prospek gadai sertifikat rumah bukan atas nama sendiri memang kecil. Tapi bukan berarti tak mungkin dilakukan. Tergantung di mana kita menggadaikan. Berikut ini kami beri analisis prospek gadai sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya.

1. Bank

 Untuk poin pertama ini, tergantung mana bank yang Anda pilih. Jika Anda ingin gadai ke BRI, jelas bank tersebut tidak akan mau. Menggadaikan sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya terlalu berisiko. Tapi Anda bisa melakukan gadai ke bank swasta. Meskipun tidak semua, masih ada kok bank swasta yang tidak terlalu rewel. Bank-bank ini bahkan bersedia menguruskan fidusia dengan Anda

2. Pegadaian

Pegadaian memiliki peraturan tidak seketat bank. Entah itu milik negeri ataupun swasta. Kemungkinan besar pegadaian akan tetap menerima gadai sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya. Risiko besarnya terletak di jumlah pinjaman dan bunga yang Anda tanggung. Untuk biaya asuransi, mungkin pegadaian akan mengurangi pinjaman Anda. Atau kalau tidak, meninggikan tingkat bunga yang Anda bayar.

3. Koperasi

Salah satu alternatif yang dapat Anda pertimbangkan. Gadai di koperasi akan lebih mudah secara prosedural. Apalagi jika Anda termasuk anggotanya. Tapi di awal, Anda perlu pintar-pintar memilih koperasi. Di Indonesia, masih banyak koperasi abal-abal. Sebagian besar koperasi tersebut berjenis simpan-pinjam. Jadi jika ingin menggadaikan sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya, lebih baik memilih koperasi serba usaha.

4. Perusahaan

Jika Anda bekerja di sebuah instansi, gadai sertifikat rumah di tempat tersebut bisa jadi pilihan. Anda bisa meminta pembayaran gaji untuk beberapa bulan. Untuk pelunasannya, Anda bisa mengajukan potongan gaji selama beberapa periodik. Biasanya Anda akan diminta menandatangani kontrak tidak boleh keluar kerja. Perusahaan tidak akan ambil pusing soal nama siapa yang tercantum di sertifikat rumah.

5. Situs Online

Ini bisa jadi pilihan terbaik. Biasanya situs online tidak mengajukan syarat yang terlalu berbelit-belit. Terkait keamanannya, bisa diwaspadai sendiri. Asal Anda tidak membagikan informasi rahasia seperti nomor PIN rekening. Situs-situs online ini akan menerima penggadaian sertifikat rumah bukan atas nama sendiri di Surabaya. Tidak, bukan hanya di Surabaya. Tapi bahkan di manapun Anda berada.

Gadai Sertifikat Rumah Bukan Atas Nama Sendiri: Hati-Hati!

Anda sudah tahu kan celah-celah yang bisa dimanfaatkan? Tapi walaupun bagaimana juga, Anda tidak bisa berlarut-larut membiarkan sertifikat rumah beratasnamakan orang lain. Segera balik nama sertifikat Anda dengan cara-cara berikut.

1. Jika Anda baru membeli rumah/mendapat warisan, pastikan sertifikat yang Anda pegang adalah asli.

2. Cek sertifikat tersebut di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena keaslian sertifikat hanya bisa dicek oleh pihak berwenang.

3. Tunjukkan semua dokumen yang berkaitan dengan rumah Anda. Misalnya Akta Jual Beli (AJB), SPT Pajak Bumi dan Bangunan, dan Ijin Mendirikan Bangunan.

4. Lengkapi pula dengan berkas lain seperti fotokopi KTP, KK, dan Akta Nikah (jika Anda telah berkeluarga).

5. Bawa semua dokumen yang telah disiapkan ke petugas pertanahan di daerah Anda. Dari sini, pemerintah daerah yang akan menguruskan balik nama sertifikat rumah.