11 December 2017 00:00

Menelisik lebih dalam Risiko Belanja Elektronik Bekas

DISITU

76.pinjaman dana untuk artikel Risiko Belanja Elektronik Bekas

Perkembangan teknologi saat ini semakin mempermudah kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Model transaksi konvensional masih banyak di lakukan, namun model transaksi via online kini semakin banyak di minati. Salah satu barang yang selalu di cari konsumen adalah barang elektronik. Harga untuk barang-barang elektronik baru masih terbilang mahal, bahkan untuk elektronik yang baru dan canggih tidak sedikit orang harus mencari pinjaman dana atau pinjaman uang untuk mendapatkannya. Jadi wajar saja bila masyarakat banyak membeli barang elektronik bekas. Jika anda akan melakukan pembelian barang elektronik bekas maka ada baiknya anda memperhatikan keuntungan dan kerugiannya agar tidak menyesal nantinya.

Risiko Belanja Barang Elektrik Bekas

Kelebihan Belanja Barang Elektronik Bekas

  1. Harga Lebih Murah

Hal pertama yang menjadi alasan banyak orang membeli elektronik bekas karena harganya yang jauh lebih murah di bandingkf

fan barang yang baru. Hal ini dikarenakan barang tersebut sudah di pakai atau bukan barang yang baru. Untuk harga elektronik bekas dapat setengah kali lebih murah di banding harga baru. Memiliki barang bagus tidak harus membelinya dengan harga mahal atau degan barang baru. Karena selama barang tersebut masih bagus tidak ada salahnya di gunakan.

  1. Baik untuk Lingkungan

Dengan membeli barang bekas anda juga ikut membantu menjaga lingkungan. Karena dengan membeli barang bekas berarti anda mengurangi barang-barang tidak terpakai yang kemudian kebanyakan akan di buang dan menjadi limbah bagi lingkungan.

Kekurangan Belanja Elektronik Bekas

  1. Tidak Memiliki Jaminan

Barang baru yang di beli biasanya akan mendapatkan jaminan garansi untuk beberapa tahun ke depan. Namun barang-barang bekas yang di beli maka tidak akan mendapatkan garansi yang terbatas. Barang bekas tidak memiliki jaminan garansi karena sudah di gunakan oleh tangan kedua. Ada juga beberapa toko yang memberikan jaminan meskipun barang tersebut sudah bekas, namun tidak banyak toko yang memberikan garansi seperti ini. Kebanyakan dari pembeli barang bekas akan mengalami kesulitan bila barang elektroniknya terkena masalah. Mereka harus memperbaiki sendiri dan mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar perbaikannya.

  1. Sulit untuk Memeriksa

Kekurangan belanja barang bekas yang kedua adalah sulitnya memeriksa barang tersebut. Membeli barang bekas anda akan mengalami kesulitan karena tidak bisa mengetahui keadaan dalam barang. Terlebih jika anda memang tidak memiliki keahlian di bidang elektronik. Sehingga ketika membeli barang bekas haruslah berhati-hati dan lebih teliti memutuskan mana yang akan di beli.

  1. Umur tidak di Ketahui

Ketika anda membeli barang bekas, anda tidak akan tahu apa kerusakan yang pernah terjadi pada barang tersebut. Selain itu anda juga tidak bisa mengetahui berapa lama umur dari barang bisa bertahan.

 

Dalam membeli barang bekas di perlukan pertimbangan dan ketelitian yang matang. Untuk memperhitungkan keuntungan dan kerugian pembelian barang. Dengan begitu anda harus mempertimbangkan secara matang sebelum membeli suatu barang agar tidak kecewa di kemudian hari. Dengan pemikiran yang matang tersebut, anda dapat memutuskan untuk membeli barang bekas atau membeli barang elektronik yang baru meskipun harus mencari pinjaman uang atau pinjaman dana.

Mengikuti perkembangan teknologi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu memanglah wajar. Namun harga dari barang-barang elektronikk yang mahal tentunya memberatkan beberapa konsumen. Jika anda masih bisa menabung maka anda dapat memutuskan menabung sebelum membeli barang. Dari pada memaksakan membeli barang bekas yang murah. Atau anda dapat mencari pinjaman uang atau pinjaman dana untuk membeli barang elektronik yang baru.