avatardisplay_general
DISITU
21 Aug 2018

Ajukan Pinjaman Perorangan, Hal Perlu Diperhatikan!

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180816/Sebelum Mengajukan Pinjaman Duit Perorangan Hal Berikut Ini Perlu Diperhatikan.jpg

Mengajukan sebuah pinjaman tentu bukanlah perkara yang mudah. Kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan pribadi menjadikan seseorang melakukan pinjaman. Ada beberapa hal yang perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk meminjam. Berbagai jenis pinjaman dan cara meminjam juga menjadikan pilihan dalam langkah. Dari pinjaman Bank, Pinjaman Online, bahkan Pinjaman pribadi kepada seseorang. Karena susahnya melakukan pinjaman kepada pihak Bank menjadikan banyak orang yang memilih untuk melakukan pinjaman dari pihak perorangan. Namun sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman duit perorangan, alangkah lebih baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini:  

1. Adanya Alasan Yang Jelas Untuk Melakukan Pinjaman

Ketika kita ingin meminjam duit secara perorangan tentu kita harus memiliki alasan yang jelas. Susahnya mengatur pengeluaran keuangan akan kebutuhan memang tidak dapat dipungkiri. namun apakah keputusan kita untuk melakukan pinjaman adalah langkah yang tepat? Apakah tidak ada cara lain selain melakukan hutang. Ketika alasan kita untuk melakukan pinjaman adalah cara yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan tentu tidak ada salahnya.

2. Sesuaikan Jumlah Pinjaman Duit Yang Dibutuhkan Dengan Kebutuhan

Sesuaikan kebutuhan yang dapat Anda bayar di kemudian hari dengan jumlah pinjaman yang diinginkan. Kebanyakan orang memilih untuk melakukan pinjaman duit perorangan melebihi batas kebutuhan mereka. Walaupun langkah tersebut tidak salah, namun alangkah lebih baik jika kita tetap membatasi jumlah yang ingin kita pinjam. Langkah tersebut bertujuan supaya saat kita ingin mengembalikan pinjaman tersebut juga tidak terlalu berat.

3. Meminjam Dari Sumber Dana Perorangan Terpercaya Dan Berpengalaman

Opsi untuk memperoleh talangan dana baik untuk melakukan usaha ataupun sekedar mencukupi kebutuhan tersedia beberapa macam. Baik  Formal yang bersifat resmi seperti Bank ataupun Koperasi, bahkan ada pula yang Non Formal yang bersifat pribadi atau perorangan. Jika Anda memilih untuk mendapatkan dana dari non formal tentu Anda harus benar-benar jeli dan mengetahui akan pihak yang ingin dipinjami tersebut. Sebelum melakukan pinjaman, Anda sebaiknya meneliti latar belakang atau mengecek komentar orang-orang yang pernah melakukan pinjaman di pihak tersebut. Apakah pihak pinjaman tersebut dapat dipercaya atau pun tidak. Hal tersebut untuk menghindari adanya penipuan yang marak terjadi belakangan ini.

4. Cermati Apa Saja Syarat Yang Ditetapkan

Pihak yang melakukan pinjaman dapat Perorangan tentu memiliki syarat dan ketentuan tersendiri. Banyak pihak yang meminjamkan duit tanpa jaminan apapun, namun dengan ketentuan tertentu. Mereka hanya memberikan jumlah uang terbatas dengan jangka yang relatif singkat. Untuk itu cermati syarat dengan cermat sebelum melakukan pinjaman. Bahkan syarat kedisiplinan dalam pengembalian juga akan berdampak kepada tagihan yang semakin berlipat ganda. Tidak hanya itu, ketika kita memiliki kendala dalam pengembalian, tidak menutup kemungkinan akan melakukan tindak peneguran hingga tindak pidana.

5.  Memperhatikan Besarnya Suku Bunga Yang Dibebankan

Meskipun kita tidak melakukan pinjaman di sebuah perusahaan yang resmi khusus menangani financial, tidak menutup kemungkinan pinjaman perorangan juga memberlakukan sistem bunga. Untuk itu, perlunya Anda ketahui sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman duit perorangan. Dengan adanya keterangan yang jelas, tentu akan membuat Anda lebih mudah dalam memperkirakan besarnya nominal yang harus Anda kembalikan kelak. Anda perlu memahami kesepakatan yang telah disetujui oleh kedua belah pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman yang justru menjadikan Anda rugi.

6. Batas Waktu Terakhir Untuk Melunasi

Batas waktu juga perlu kita perhatikan sebelum memilih untuk melakukan pinjaman perorangan. Tentu semakin besar nominal pinjaman harusnya lebih lama jangka waktu pengembaliannya. Jangan sampai ketika kita tidak mengetahui jangka waktu pengembalian, kita sampai terlena dan lupa batas pengembalian sehingga terkena denda keterlambatan.                

Ingin keluar dari kendala financial dalam kehidupan memang susah, namun akan lebih susah lagi jika kita sampai salah dalam menentukan langkah. Untuk itu perlunya perhatikan 6 poin tersebut  sebelum kita merugi.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu