avatardisplay_general
DISITU
22 Aug 2018

Pelajari Ini Sebelum Anda Melakukan Gadai AJB Tanah

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180822/Supaya Tidak Kecewa Pelajari Hal Ini Sebelum Anda Melakukan Gadai AJB Tanah.jpg

Tidak sedikit orang yang ingin mengembangkan usahanya namun terbentur dengan sedikitnya modal yang dipunyai. Satu-satunya cara supaya mendapatkan tambahan modal yaitu dengan mencari pinjaman atau kredit. Namun bagaimana jika kita tidak memiliki aset yang bisa dijaminkan untuk melakukan pinjaman? Adanya Kredit Tanpa Agunan (KTA) tentu bisa memberikan solusi. Tapi jumlah uang yang di pinjam melalui KTA sangatlah terbatas bahkan proses pencairannya lama. Jika Anda mempunyai Akta Jual Beli (AJB) tanah, sekarang Anda bisa menggunakannya sebagai syarat untuk melakukan pinjaman. Tentunya yang bisa dilakukan di beberapa Bank atau pihak penyedia pinjaman. Banyak orang yang memilih menggunakan agunan tersebut karena memang prosesnya tidak terlalu rumit. Namun, ketika Anda memilih untuk melakukan gadai AJB tanah, beberapa hal ini perlu dipelajari supaya tidak kecewa:

1. Tidak Semua AJB Tanah Bisa Digunakan Untuk Pinjaman

Tidak semua AJB diterima oleh Bank, karena sebatas Akta Jual Beli saja tidak memiliki kekuatan hukum kepemilikan tanah secara penuh. AJB yang diterima oleh pihak bank adalah AJB atas Sertifikat Hak Milik (SHM). Karena AJB dengan jenis ini memiliki kekuatan yang lebih besar ketika membeli sebuah tanah.

2. AJB Yang Digunakan Harus Resmi

 Jaminan dengan gadai AJB tanah ini harus memiliki persyaratan yang resmi, dalam artian harus terang dan lunas. Terang dalam hal ini yaitu dilakukan di pejabat pembuat tanah dan harus sudah lunas dibayar.  Untuk mempunyai AJB ini Anda hanya membawa berkas seperti KTP, KK, Slip Gaji dan NPWP baik dalam bentuk asli maupun salinan. Setelah Anda memiliki AJB resmi kemudian pihak Bank akan melakukan survey untuk menaksir berapa pinjaman yang bisa dipinjamkan.

3. Pentingnya Pihak Penyedia Pinjaman Yang Resmi

Jika Anda ingin menggadaikan AJB Tanah Anda, pastikan Anda memilih tempat penggadaian yang benar. Sembarang dalam memilih tempat melakukan gadai tentu akan menambah adanya masalah baru. Untuk itu carilah tempat yang resmi tentu dokumen Anda pasti akan lebih aman dan tidak perlu merasa was-was. Walaupun memang lebih rumit dari pada yang tidak resmi, namun sebaiknya Anda mengurus pinjaman ke Bank yang resmi. Perusahaan resmi adalah perusahaan yang mendapat ijin dari pemerintah untuk melakukan berbagai kegiatan atau aktivitas sebagai lembaga keuangan. Tentunya sebagai penyaluran dana berdasarkan hukum atau aturan yang telah ditetapkan. Biasanya perusahaan yang resmi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4. Selektif Terhadap Penyedia Pinjaman Yang Menggunakan Jaminan AJB Tanah

Setiap pihak penyedia pinjaman tentu memiliki keunggulan masing-masing. Jika Anda ingin melakukan pinjaman carilah informasi lebih lanjut atau bahkan mendatangi tempatnya secara langsung untuk sekedar menggali informasi. Pilih pihak penyedia pinjaman keuangan yang bisa memberi kemudahan bagi Anda dengan mempertimbangkan biaya dan bunga pinjaman yang wajar.

5. Waspada, Gadai Dengan AJB Tanah Rentan Berganti Hak Milik

Yang menjadi titik tegas ketika melakukan pinjaman dengan gadai AJB tanah ini yaitu AJB tanah tersebut bisa dibalik nama. Secara yuridis tentu bisa menjadi pemilik tanah tersebut. Sebagai pemegang hak atas tanah atau pemilik tanah, tentu bebas dan berhak untuk melakukan tindakan apapun terhadap tanah. Pastikan terdapat asuransi dari AJB tanah untuk melindungi AJB tanah Anda.

Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pinjaman dengan gadai AJB tanah yaitu ketika Anda tidak mampu untuk melunasi pinjaman, maka aset yang dijaminkan akan sita. Walaupun penyitaan tersebut tetap melalui sosialisasi dan negosisasi terlebih dahulu. Terbukti dengan mempelajari dan memahami bagaimana proses dan ketentuan dalam melakukan Gadai AJM Tanah sebelum melakukannya tentu Anda akan lebih meminimalisir kekecewaan dan terhindar dari penipuan dimasa mendatang.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu