avatardisplay_general
DISITU
02 Aug 2018

Kemungkinan Yang Akan Terjadi Jika Gadai Mobil Leasing

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1808/180802/Jangan Sampai Tertipu Berikut Ciri Ciri Bisnis Gadai Mobil Lamongan Yang Perlu Diwaspadai.jpg

Melakukan gadai kendaraan terutama mobil merupakan salah satu cara yang dapat Anda lakukan ketika membutuhkan dana secara tepat dalam jumlah yang besar. Ada banyak lembaga yang tidak perlu menggunakan BPKB ketika melakukan pinjaman, justru hal ini akan memudahkan bagi banyak orang. Namun, bagaimana jika kita ingin gadaikan mobil kita namun masih berstatus kredit pada pihak Leasing? Banyaknya kasus yang terjadi di kalangan masyarakat yang terjerat hukum pasalnya melakukan gadai mobil Leasing menjadikan Anda perlu antisipasi ketika melakukan sebuah pinjaman dengan gadai kendaraan. Berikut informasi ketika Anda ingin melakukan pinjaman dengan menggadaikan Mobil Leasing!

Bolehkah Kita Menggadaikan Mobil Leasing Untuk Mendapatkan Pinjaman?

Melakukan gadai mobil dalam keadaan belum lunas atau masih kredit di Leasing merupakan hal yang tidak diperbolehkan baik secara ketentuan maupun hukum. Jika barang yang digadaikan masih dalam proses kredit di Leasing, maka seorang debitur tidak mempunyai hak untuk melakukan jual beli kendaraan tersebut. Sehingga dapat dikenakan sanksi pidana bagi seorang penggadai. Tidak hanya itu, seorang penerima gadai juga dapat dikenakan hukum pidana jika mengetahui barang tersebut masih proses kredit di Leasing. Apalagi jika seorang debitur yang belum melunasi kendaraan tersebut tidak mampu membayar, tentu penarikan kendaraan tersebut berhak dilakukan oleh pihak Leasing. Bahkan pihak penyediaan pembiayaan (pihak pemberi pinjaman gadai) tidak mempunyai wewenang untuk menahan kendaraan tersebut. Hal tersebut diatur dalam UU No. 42 Tahun 1999 tentang Fidusia dan KUHP Pasal 372 tentang penggelapan.

Sangat Butuh Dana, Apakah Ada Yang Menerima Gadai Mobil Leasing?

Pihak penggadaian hendaknya melakukan pinjaman kepada debitur apabila telah memiliki BPKB dan melunasi pembayaranya. Walaupun dalam hukum tidak membolehkan, Namun pada kenyataannya ada lembaga yang besedia untuk memberikan pinjaman dengan gadai mobil meskipun belum berstatus lunas. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Berikut beberapa syarat dan ketentuan yang harus Anda pahami jika ingin melakukan menggadaikan mobil leasing:

  • Tidak adanya catatan kredit macet atau terdaftar dalam daftar Blacklist.

  • Cicilan hampir lunas setidaknya 80%.

  • Tempat gadai mobil akan menerima gadai mobil yang masih kredit apabila tempat Anda mecicil mobil pada lembaga pembiayaan resmi yang terdaftar pada OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Seperti Adira, FIF, BFI dan lainnya.

Salah satu ancaman terbesar ketika seseorang yang melakukan kredit yaitu terlambat membayar bahkan ditariknya kembali kendaraan oleh pihak Leasing. Tentu saat hal ini terjadi, akan merugikan banyak pihak baik yang melakukan gadai maupun penerima gadai.   Apalagi jika Anda tidak dapat menyelesaikan pinjaman, tentu Anda dapat kehilangan kendaraan Anda.

Kemungkinan Yang Akan Terjadi Jika Menggadaikan Mobil Leasing

Banyak lembaga yang memberikan pinjaman meskipun mobil tersebut masih dalam status kredit kepada pihak Leasing. Tentu hal itu menjadi keuntungan bagi Anda ketika sangat membutuhkan dana. Namun, yang harus Anda perhatikan yaitu ada beberapa kemungkinana yang akan terjadi diantaranya:

1. Biaya Tebus Kendaraan Akan Lebih Mahal

Ketika Anda menebus kendaraan tersbut, uang yang harus Anda keluarkan biayanya jauh lebih besar.  Hal ini dikarenakan besarnya risiko yang ada ketika kendaraan berstatus kredit.

2. Kendaraan Dapat Berpindah Tangan

Jika Anda tidak segera menebusnya, maka kendaraan bisa saja berpindah tangan dan digadaikan kepada orang lain dengan harga yang lebih tinggi lagi. Karena penerima gadai pertama tidak ingin lama-lama memegang kendaraan Anda. Tentu karena kendaraan tersebut dincar oleh petugas Leasing jika tidak melakukan angsuran pembayaran.  Sehingga hal itu akan semakin sulit bagi Anda untuk mendapatkan kembali kendaraan tersebut.

3. Kendaraan Anda Diambil

Jika Anda melakukan gadai mobil yang belum lunas, berarti Anda harus membayar angsuran kepada 2 pihak. Jika Anda tidak dapat membayar angsuran, tentu kendaraan Anda dapat diambil sewaktu-waktu. Sehingga, hanya kerugian yang Anda rasakan karena sudah membayar cicilan tanpa mendapatkan barang.

4. Masuk Ke Dalam Daftar Hitam

Jika angsuran kredit Anda ke Leasing tetap macet, nama Anda tentu akan dimasukkan ke dalam Black List Bank Indonesia. Hal ini akan menyulitkan Anda ketika ingin melakukan kredit lagi.

5. Berurusan Dengan Pihak Berwajib

Kemungkinan yang paling fatal yaitu jika tidak dapat melakukan pembayaran, pihak Leasing berhak untuk melaporkan Anda sebagai tuduhan penggelapan. Hal itu dikarenakan saat Anda mengajukan kredit diawal pasti menandatangani perjanjian fidusia.

Jika Anda sedang ada masalah keuangan, alangkah lebih baik jika tidak  tergoda dengan iklan yang menyatakan dapat melakukan gadai mobil Leasing. Pikirkan kembali besarnya keuntungan dan kerugian yang akan Anda dapatkan.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu