avatardisplay_general
DISITU
03 Oct 2018

Tidak Sama, Ini Perbedaan Maag dan Asam Lambung

https://disituapi.azureedge.net/ARTIKELIMAGE/201810/101003/Tidak%20Sama,%20Ini%20Perbedaan%20Maag%20dan%20Asam%20Lambung.jpg

Makanan merupakan salah satu komponen yang sangat dibutuhkan manusia sebagai bahan bakar agar tubuh mampu melakukan kegiatan sehari-hari. Meskipun termasuk dalam kebutuhan pokok, sayang karena alasan kesibukan banyak orang akhirnya sering lupa atau telat makan.

Jika terjadi sekali dua kali hal tersebut tidak akan menjadi masalah besar. Namun jika sudah menjadi kebiasaan, siap-siap ada bahaya penyakit lambung yang menanti, salah satunya maag dan asam lambung. Sering dikira sama, faktanya maag dan asam lambung merupakan dua penyakit yang berbeda.

Maag

Kesehatan

Maag atau dikenal juga dengan gastritis merupakan sebuah kondisi dimana bagian perut terasa sangat nyeri akibat adanya iritasi, peradangan, atau pengikisan dinding lambung. Maag sendiri biasanya disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori (Hpylori), stres, konsumsi obat tertentu seperti ibuprofen, dan juga pertambahan usia. Tidak hanya itu penyakit ini juga dapat ditimbulkan oleh makanan terlalu asam atau pedas yang bisa memicu kenaikan asam lambung.

Mereka yang menderita maag biasanya akan merasa sensasi nyeri di bagian perut seperti ditusuk, mual, dan juga pusing. Jika sudah begini mengonsumsi obat maag, minum air hangat, dan beristirahat sejenak bisa jadi pertolongan pertama. Namun jika rasa nyeri tidak kunjung reda, Anda perlu ke dokter untuk mendapat pemeriksaan selanjutnya.

Asam Lambung

Kesehatan

Sementara itu tidak sama dengan maag, asam lambung merupakan sebuah kondisi dimana cairan dalam lambung atau asam lambung naik ke kerongkongan atau esofagus. Penyakit yang dikenal juga dengan nama Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) ini terjadi akibat lingkaran otot pada bagian bawah esofagus tidak bekerja sempurna. Seharusnya lingkaran tersebut berfungsi sebagai pintu yang otomatis tertutup saat makanan dan minuman masuk ke lambung. Namun pada penderita asam lambung, pintu tersebut tidak dapat menutup sempurna sehingga asam lambung tadi naik ke kerongkongan.

Karena itulah ketika asam lambung sedang kambuh, penderita biasanya akan mengeluhkan rasa terbakar dan panas di bagian ulu hati. Rasa sakit tersebut juga umumnya disertai dengan mual dan kesulitan menelan untuk menelan makanan.

Jika Anda merasa mengalami beberapa gejala asam lambung di atas, segera pergi ke dokter untuk mendapat pemeriksaan sebab menggunakan obat maag saja tidak akan berhasil. Selain perlu ke dokter, penderita akan dianjurkan untuk beristirahat selama sekitar satu minggu tergantung kondisi pasien itu sendiri.

Agar cepat sembuh jangan lupa perhatikan juga asupan makanan Anda. Untuk beberapa minggu pertama, penderita tidak dianjurkan mengonsumsi makanan yang memiliki tekstur terlalu kasar sehingga sebaiknya mengonsumsi bubur dan sebagainya. Selain itu hindari makanan dengan rasa pedas serta asam, dan hentikan konsumsi beberapa jenis makanan seperti kentang dan buah berbau tajam.