avatardisplay_general
DISITU
10 Jul 2018

Gadai Mobil Yang Masih Kredit (Pinjaman Take Over)

https://disituapi.azureedge.net/A/Img/1807/180710/Tips Agar Permohonan Gadai Mobil Yang Masih Kredit Pinjaman Take Over Bisa Mudah Diterima.jpg

Pinjaman take over mobil adalah layanan pinjaman untuk mobil yang masih dalam masa kredit atau belum lunas. Di masyarakat sering dikenal dengan gadai mobil tanpa BPKB, hal ini karena BPKB mobil memang masih ditahan pihak leasing. Atau juga sering disebut gadai mobil yang masih kredit, tujuan melakukan aktivitas gadai ini adalah untuk memenuhi kebutuhan dana cepat. Namun selain pinjaman dana tunai Anda juga akan mendapatkan beberapa keuntungan, seperti bunga lebih ringan dan tenor lebih panjang. Lalu bagaimana agar pinjaman gadai take over Anda mudah diterima? Simak tips dibawah ini agar pinjaman Anda dikabulkan :

5 Tips Agar Pinjaman Gadai Mobil Yang Masih Kredit Diterima

Sebelum melakukan pengajuan gadai mobil yang masih kredit, Anda sebaiknya mengetahui terlebih dahulu syarat apa saja yang harus dipenuhi. Jika Anda sudah mengetahui persyaratan yang ditentukan, maka Anda akan mengetahui apa yang harus dilakukan. Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan agar pinjaman Anda bisa dengan cepat diterima :

1. Selalu Bayar Angsuran Tepat Waktu

Anda jangan pernah berfikir untuk mengajukan pinjaman take over karena mengalami kredit bermasalah di leasing sebelumnya. Jika terjadi seperti itu, maka pengajuan pinjaman akan dikabulkan hanyalah mimpi. Karena kreditur pemberi pinjaman take over pasti akan melakukan survey ke leasing yang sebelumnya, dan menanyakan riwayat angsuran Anda. Apabila ditemukan ada riwayat kredit macet, maka pinjaman take over Anda tidak akan dikabulkan. Jadi selalu bayarlah angsuran tepat waktu, agar mendapat kemudahan jika mengajukan pinjaman.

2. Pemohon Sebaiknya Tinggal Di Rumah Sendiri

Pemohon yang sudah memiliki rumah sendiri, akan lebih dipercaya untuk mendapatkan pinjaman daripada yang masih kontrak. Hal ini berhubungan dengan perkiraan kemampuan mengangsur pinjaman nantinya. Debitur yang sudah memiliki rumah sendiri secara permanen memiliki resiko kecil terjadinya wanprestasi.

3. Pastikan Anda Sudah Menjalani Lebih Dari 60% Tenor

Sebelum mengajukan permohonan pinjaman take over sebaiknya hitung dulu sisa pinjaman Anda. Pastikan bahwa sisa pinjaman hanya sekitar 40% dari total kredit Anda, atau tenor sudah berjalan lebih dari 60%. Hitung besarnya sisa kredit mobil Anda akankah lebih kecil dari dana yang mungkin Anda dapatkan. Jika iya permohonan pinjaman take over Anda kemungkinan besar akan cepat diterima, karena kreditur tidak mau sisa kreditnya lebih besar dari pinjaman yang akan diberikan.

4. Siapkan Dokumen Terkait

Saat mengajukan pinjaman take over kreditur atau leasing yang baru akan meminta dokumen yang berhubungan dengan mobil tersebut. Dokumen seperti nota bukti pembayaran kredit sebelumnya dan semua nota yang berhubungan dengan kredit mobil Anda sebelumnya. Foto kopi identitas yang sesuai dengan nama mobil yang akan digadai, jika tidak sama maka akan sulit diterima permohonan Anda.

5. Jaga Mobil Agar Tetap Full Kondisinya

Faktor lain yang menjadi penentu keberhasilan mengajukan pinjaman take over adalah, kondisi mobil. Pihak kreditur pasti akan memeriksa kondisi mobil yang dijadikan jaminan gadai. Mobil yang kondisi mesinnya masih fit, interior dan eksterior sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada BPKB akan mudah diterima. Namun jika mobil sudah dimodifikasi total dan jauh dari spesifikasi standar, maka kreditur pun tidak mungkin mengajukan pinjaman Anda. Jadi tetap jaga kondisi mobil Anda agar mesin dalam kondisi yang selalu prima, dengan melakukan service rutin. Serta jangan lakukan full modifikasi pada mobil Anda, agar tetap sesuai dengan deskripsi pada BPKB dan STNKnya.

Jadi gadai mobil yang masih kredit akan mudah disetujui, jika Anda memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh kreditur yang baru.

cari-kredit-DISITU-pilihanmu