Simulasi Cicilan



PINJAMAN

0

0 bulan

CICILAN

0

Per Bulan

Perhitungan di atas hanya simulasi. Ada kemungkinan perbedaan nilai suku bunga di masing-masing institusi keuangan.

Kredit Tanpa Agunan

Tunggu Apalagi?

Ajukan Sekarang dan Segera Dapatkan Kredit Tanpa Jaminan


Produk KTA Rekanan Disitu

Cara Pengajuan

ajukan penawaran disitu.com

AJUKAN

Masukkan data inisiasi pinjaman sesuai kebutuhan Anda

pilih penawaran disitu.com

PILIH

Pilih Produk KTA yang telah kami sesuaikan dengan kebutuhan Anda

carikan penawaran disitu.com

CAIR

Setelah proses verifikasi selesai, uang pinjaman segera dicairkan ke rekening Anda

Penuhi berbagai kebutuhan Anda

biaya usaha

Biaya Memperbesar Usaha

perabotan rumah tangga

Biaya Perabotan Rumah Tangga

biaya berobat

Biaya Berobat

perbaikan kendaraan

Biaya Perbaikan Kendaraan

kebutuhan lain

Biaya Kebutuhan Lain-lain



Manfaatkan Fasilitas Kredit Tanpa Agunan dari DISITU untuk memenuhi berbagai kebutuhan Anda

Ajukan Sekarang

Kredit Tanpa Agunan

Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau yang sering disebut juga dengan Pinjaman Tanpa Agunan adalah suatu produk pinjaman yang diberikan oleh institusi finansial dimana kredit yang diberikan tidak memerlukan suatu asset sebagai jaminannya melaikan dengan menggunakan data diri customer. DISITU bekerja sama dengan beberapa institusi finansial terbaik yang ada di Indonesia untuk memberikan pinjaman online atas produk KTA sehingga dapat memenuhi kebutuhan finansial Anda. Anda juga dapat mengajukan dan dapat membandingkan penawaran langsung dari perusahaan finansial yang telah menjadi mitra kami.

Keunggulan Kredit Tanpa Angunan adalah:

  1. Syarat Lebih Mudah Dibanding Kredit Multiguna

    Kredit Tanpa Agunan diberikan tanpa ada syarat pengajuan agunan dari calon debitur kepada kreditur. Karena itu, hal ini sangat membantu kita yang belum mempunyai aset seperti rumah atau mobil. Untuk masalah kelengkapan dokumen, bank biasanya hanya meminta fotokopi KTP, kartu keluarga, dan catatan pembayaran kartu kredit bulan terakhir, serta mengisi formulir. Untuk mengisi formulir pun terkadang Anda tidak harus datang ke bank. Sebab beberapa bank sudah menyediakan formulir di website mereka, yang siap diunduh (download). Sangat praktis kan?

  2. Masa Pencairan Cepat, Bisa Kurang Dari 3 Hari

    Dapat digunakan untuk keperluan dana darurat atau kebutuhan lain yang sifatnya mendesak. Kenapa begitu? Karena bank tidak memerlukan agunan apa pun dari debitur, sehingga dana bisa cair dalam waktu 2-3 hari. Tentu saja, hal itu bisa terjadi asalkan syarat-syarat yang dibutuhkan sudah terpenuhi. Bagi orang yang sedang membutuhkan pinjaman cepat, tentunya hal tersebut sangat membantu.

  3. Hampir Tiap Bank Menawarkan Kredit Tanpa Agunan

    Anda tidak perlu bingung mencari produk KTA. Karena sekarang sudah ada banyak bank yang menyediakan jasa Kredit tanpa agunan. Beberapa bank bahkan sangat gencar dalam memasarkan produk ini mengingat pangsa pasarnya yang relatif tinggi. Oleh karena itu, ketika sedang butuh KTA, Anda tinggal menentukan dana pinjaman yang akan dipinjam dan bisa langsung pergi ke lembaga keuangan tersebut atau membandingkannya di situs keuangan seperti DISITU.COM

  4. Lebih fleksibel untuk berbagai macam tujuan penggunaan kredit

    Keunggulan atau kelebihan KTA selanjutnya adalah fleksibilitas tujuan penggunaan kredit. Nasabah diberi kebebasan dalam menggunakan dana kredit untuk keperluan apapun, bahkan untuk keperluan yang bersifat konsumtif.

    Hanya saja disarankan Anda tetap menggunakan pinjaman tersebut dalam batas-batas yang sudah Anda pahami. Jangan sampai timbul masalah kredit macet.

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan adalah:

  1. Bunga KTA Relatif Tinggi

    Bunganya yang tinggi. Salah satu penyebabnya karena produk ini tidak menyertakan jaminan sebagai salah satu syaratnya. Sehingga hal itu membuat bunga yang dibebankan menjadi tinggi. Tentunya, hal ini akan sedikit memberatkan Anda ketika dalam proses pembayaran angsuran.

  2. Harus Punya Kartu Kredit Lebih Dulu

    Salah satu syarat yang diberikan oleh bank adalah kepemilikan kartu kredit selama 1 tahun. Kalaupun tidak menggunakan kartu kredit, Anda mesti menjadi pengguna layanan payroll bank tersebut. Kebanyakan orang tidak mengetahui kekurangan ini. Meski persyaratan lainnya relatif mudah, namun hal ini mesti diingat karena sangat krusial dalam proses persetujuan.

  3. Limit Kecil, Sehingga Masa Tenor Relatif Pendek

    Bank umumnya hanya menawarkan produk kredit tanpa agunannya dengan limit sampai Rp 200 juta. Karena tidak sebesar limit Kredit Multiguna yang bisa disesuaikan dengan harga agunan. Pemberian limit KTA biasanya dilihat dari limit kartu kredit yang dimiliki calon debitur. Karena limit yang kecil itu, masa tenor tersebut juga ikut dibuat pendek. Sehingga jumlah cicilan yang harus dibayar menjadi sedikit lebih besar.

  4. Pinjaman didasarkan pada status profesi dan penghasilan

    Dalam pengajuan KTA biasanya pihak bank hanya akan memberikan pinjaman kepada pegawai tetap, karyawan tetap, profesional, dan pengusaha yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Dan pihak bank akan memberikan persetujuan untuk orang yang memiliki penghasilan tetap minimal Rp 2 juta setiap bulannya.

Tujuan Pengajuan KTA

Pengajuan KTA tidak mengharuskan atau mewajibkan Anda atas suatu kebutuhan tertentu, dimana Anda dapat menggunakannya untuk tujuan apapun. Secara umum, tujuan pengajuan KTA sebagai berikut:

  • Biaya Merenovasi Rumah

  • Biaya Pernikahan

  • Biaya Pendidikan Anda atau anak

  • Biaya Pengobatan

  • Pelunasan atau Penutupan Credit Card

  • Modal Usaha atau Bisnis

  • Biaya pembayaran pajak kendaraan

  • Biaya pembayaran cicilan rumah

  • Biaya pembayaran asuransi

Sebelum mengajukan KTA, setidaknya Anda harus mencermati beberapa hal di dalam keuangan Anda terlebih dahulu. Hal ini sangat penting, agar Anda tidak mengalami masalah keuangan yang mungkin saja menjadi lebih berat dengan adanya beban hutang KTA tersebut. Jangan sampai dana KTA yang tadinya diperuntukkan mengatasi masalah keuangan, justru menjadi bumerang dan menimbulkan masalah baru lainnya di masa yang akan datang.

Berikut ini adalah beberapa hal yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan untuk mengajukan KTA:

  1. Rasio Hutang

    Penting bagi Anda untuk menilik kembali kondisi keuangan secara keseluruhan, terutama rasio hutang yang Anda miliki saat ini. Pada umumnya rasio hutang yang sehat adalah maksimal sebesar 30%, artinya jumlah total hutang tidak boleh lebih dari 30% pendapatan bulanan Anda. Jumlah ini bukan hutang saat ini saja, namun pastikan juga bahwa setelah cicilan KTA kelak dimasukkan ke dalam pegeluaran bulanan, rasionya tetap berada di bawah 30% saja. Jika bisa, maka Anda mampu untuk menanggung hutang yang baru (KTA).

  2. Tujuan / Alokasi Dana KTA

    Hutang yang tidak produktif atau hanya sekedar bersifat konsumtif saja adalah hutang yang hanya akan membebani keuangan tanpa ada manfaatnya. Jadi, pastikan Anda mengerti dengan jelas ke mana dan bagaimana dana KTA Anda kelak akan dimanfaatkan.

Jangan sampai Anda mengajukan KTA tanpa memiliki tujuan pemanfaatan yang jelas di dalam keuangan, sebab ini akan membuat masalah baru di dalam keuangan itu sendiri, bahkan meski kondisi keuangan saat ini sedang sehat. Ajukan dengan tujuan dan alasan yang tepat Ada banyak hal yang bisa Anda jadikan alasan untuk mengajukan KTA, terutama jika ternyata kondisi keuangan Anda memang sehat dan tidak bermasalah. Namun KTA bukanlah dana cuma-cuma yang bisa Anda gunakan tanpa Anda bayarkan kembali, sebab ini adalah dana pinjaman dalam bentuk hutang. Jadi, selalu pastikan Anda menggunakan dana tersebut dnegan tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan awal pengadaannya.

Berikut ini adalah beberapa alasan yang bijak, di mana Anda bisa mengajukan KTA Anda dengan manfaat yang maksimal:

  1. Kondisi darurat di dalam keuangan

    Meski Anda memiliki sejumlah dana cadangan / darurat di dalam keuangan, namun akan selalu ada kemungkinan Anda berada pada kondisi keuangan yang lebih darurat lagi di luar kemampuan dana cadangan tersebut, misalnya: Anda atau anggota keluarga lainnya sakit dan membutuhkan dana berobat yang besar. Dalam kondisi keuangan seperti ini, mengajukan KTA adalah langkah yang tepat, sebab dana ini bisa cair dalam waktu yang singkat dan Anda juga tidak akan direpotkan oleh sejumlah proses serta persyaratan yang rumit.

  2. Membutuhkan modal bisnis

    Mengadakan hutang untuk tujuan produktif bukan hal yang salah, selama Anda melakukannya dengan pertimbangan dan juga perencanaan yang matang sejak awal. Jika ternyata Anda membutuhkan dana untuk memulai ataupun mengembangkan bisnis Anda, mengajukan KTA sebagai sumber modal adalah hal yang bisa Anda lakukan. Namun sebelum mengajukan pinjaman ini, Anda wajib merencanakan dan menghitung kemampuan bayar Anda dengan baik sejak awal. Hal ini sangat penting, untuk mencegah berbagai masalah keuangan di dalam bisnis ataupun kehidupan pribadi Anda di masa yang akan datang.

  3. Melakukan konsolidasi hutang

    Bagi Anda yang memiliki beberapa jenis hutang dalam pos yang berbeda-beda, tentu akan sangat merepotkan dan akan menguras perhatian Anda setiap kali Anda ingin membayarkan pada saat tanggal jatuh temponya tiba. Hal ini belum lagi ditambah dengan berbagai biaya dan bunga yang mungkin saja cukup besar dan sangat membebani keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mengajukan KTA dan melunasi semua hutang lainnya dengan dana KTA tersebut dan melalui pengajuan pinjaman KTA di institusi keuangan lain yang mau menerima pengajuan KTA Anda.


Syarat Pengajuan KTA

Pada umumnya, institusi keuangan menerapkan beberapa syarat yang selalu diterapkan dan biasanya hampir setiap calon nasabahnya antara lain:

  1. Identitas Pribadi

    Untuk usia minimal 21 tahun baru Anda bisa mengajukan, dan untuk usia maksimalnya 65 tahun. Untuk usia maksimal yang dimaksud adalah batas akhir lama besar pinjaman yang tidak jatuh tempo lebih dari pada saat nasabah berusia 65 tahun

  2. Kelengkapan dan Keaslian Dokumen

    Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan dan perlu diserahkan antara lain adalah NPWP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (apabila Anda sudah menikah), Surat Keterangan Penghasilan bagi karyawan, Surat Izin Praktik bagi profesional ataupun SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)/TDP (Tanda Daftar Perusahaan) Khusus bagi pengusaha dan disertai dengan fotokopi rekening koran atau tabungan Anda selama 3 bulan terakhir

  3. Catatan Kartu Kredit

    Institusi keuangan biasanya akan memeriksa catatan penggunaan kartu kredit calon nasabahnya. Dan pastikan bahwa catatan kredit yang Anda punya dalam keadaan lancar

  4. Status Profesi

    • Karyawan : Apabila Anda seorang karyawan tetap maka minimal Anda sudah setahun bekerja dan minimal besar penghasilan yang Anda dapat adalah sebesar Rp 3 juta dari setiap bulan yang Anda dapat selama Anda bekerja

    • Wiraswasta: kepemilikan usaha yang Anda rintis dan telah berjalan paling tidak sudah berjalan kurang lebih selama dua tahun

    • Profesional: tempat praktik yang telah mempunyai akta secara hukum

  5. Jumlah Maksimal Pinjaman

    Pastikan total maksimal besar pinjaman Anda tidak melebihi dari 30% dari seluruh besar penghasilan Anda

  6. Validitas Nomor Telepon

    Nomor telepon yang Anda berikan haruslah nomor yang tentunya masih aktif dan dapat dihubungi. Ketika Anda melakukan pengajuan, maka Anda akan diminta nomor telepon pribadi, nomor telepon kantor dan nomor telepon keluarga yang tidak serumah. Jika nomor telepon tidak aktif, maka akan memperlambat atau bahkan ditolak proses pengajuan Anda

  7. Proses Verifikasi

    Pastikan proses verifikasi dapat berjalan dengan lancar, dimana tidak terdapat data Anda yang tidak sesuai dengan data pengajuan KTA yang telah Anda berikan sebelumnya kepada pihak institusi keuangan yang telah menghubungi Anda untuk proses verifikasi atau survey yang dilakukan oleh pihak instansi keuangan kepada nasabah secara langsung

Cara Pengajuan KTA

Cara Pengajuan KTA melalui DISITU.COM tidak akan menyulitkan Anda, Tetapi kami akan mempermudah Anda dan akan membuat Anda tidak perlu bimbang ataupun gelisah dalan menentukan tempat pinjaman mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan Anda, karena Anda dapat melakukan pengajuan secara online, dan mendapatkan penawaran langsung dari institusi keuangan yang telah bekerja sama dengan DISITU.COM. Berbeda halnya dengan melakukan pengajuan KTA Online secara langsung melalui institusi keuangan tertentu dimana hanya memberikan satu penawaran saja kepada Anda sehingga Anda tidak dapat membandingkan penawaran produk KTA yang satu dengan produk KTA lainnya. Berikut ini adalah langkah – langkah yang perlu Anda lakukan untuk pengajuan Kredit Tanpa Agunan melalui DISITU.COM:

  1. Ajukan

    Isi formulir terlebih dahulu yang berisikan data pengajuan Anda yang ingin Anda ajukan contohnya seperti informasi data yang ingin Anda pinjam, informasi data personal Anda, dan berikan data yang valid agar intitusi keuangan dapat memproses dengan cepat dan dapat mencairkan dana yang telah Anda ajukan untuk memenuhi kebutuhan Anda

  2. Bandingkan dan Pilih

    Setelah Anda mengisi data diri Anda dan mengirimkan formulir pengajuan secara online, maka Anda akan mendapatkan berbagai macam pilihan produk Kredit Tanpa Agunan dari bank yang menjadi mitra kami dan yang sesuai dengan data pengajuan Anda. Semua mitra bank yang bekerjasama dengan kami telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Anda juga dapat membandingkan beberapa produk KTA untuk memastikan apakah produk Kredit Tanpa Agunan atau KTA yang telah Anda pilih sudah sesuai atau belum dengan kebutuhan Anda. Anda juga dapat memilih langsung produk Pinjaman Tanpa Agunan yang paling sesuai dan yang dapat memenuhi kebutuhan finansial Anda

  3. Cair

    Produk Kredit Tanpa Agunan yang telah Anda pilih, akan langsung dikirimkan kepada institusi keuangan. Setelah data pengajuan KTA Anda telah diterima oleh pihak institusi keuangan, maka pihak institusi keuangan akan melakukan verifikasi data berdasarkan data pengajuan Anda. Dan apabila data pengajuan Anda telah disetujui oleh institusi keuangan, maka pinjaman uang tunai yang telah sesuai dengan kesepakatan Anda dengan pihak institusi keuangan atas proses pengajuan KTA yang telah Anda ajukan melalui DISITU.com, akan segera dicairkan oleh institusi keuangan tersebut dan Anda dapat memenuhi segala macam kebutuhan Anda seperti biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, pendidikan, pengobatan, pelunasan atau penutupan kartu kredit, modal usaha, pembayaran pajak kendaraan, cicilan rumah ataupun asuransi


Biaya-biaya KTA

Berikut ini adalah biaya yang perlu dibayarkan dalam pengajuan produk Kredit Tanpa Agunan adalah:
  1. Biaya Provisi

    Pada awal pengajuan KTA, Anda pasti akan dikenakan biaya provisi. Biaya provisi adalah biaya balas jasa kepada institusi keuangan atas disetujuinya pinjaman uang tanpa jaminan yang telah Anda ajukan. Biasanya biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali dan dikenakan di awal (pada saat proses pengajuan Kredit Tanpa Agunan telah disetujui oleh institusi keuangan), dimana biaya ini akan memotong langsung dari jumlah besar pinjaman yang telah disetujui untuk dicairkan oleh pihak institusi keuangan. Ada juga institusi keuangan yang tidak menerapkan biaya provisi ini kepada Anda, melainkan mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit tadi. Total Besarnya biaya provisi untuk KTA tergantung kebijakan yang diberikan oleh pihak institusi keuangan. Dan biasanya besar biaya provisi sebesar 1 – 3.5% dari total pinjaman yang telah disetujui oleh pihak institusi keuangan

  2. Biaya Administrasi

    Biaya administrasi adalah biaya pada saat awal Anda mengajukan dan biasanya dikenakan kepada Anda selaku customer ketika proses Kredit Tanpa Agunan telah disetujui oleh pihak Institusi Keuangan. Dan untuk besar biaya administrasi tergantung syarat dan ketentuan atau kebijakan dari institusi keuangan yang telah Anda pilih pada saat Anda melakukan proses pengajuan produk KTA

  3. Biaya Perlunasan Dipercepat

    Biaya Perlunasan Dipercepat adalah biaya yang diberikan oleh pihak institusi keuangan apabila Anda telah melakukan pelunasan kredit sebelum akhir dari masa pembayaran kredit yang telah Anda setujui pada masa pengajuan Kredit Tanpa Agunan. Dan biasanya besar biaya perlunasan yang dipercepat ini pasti akan sesuai dengan syarat dan ketentuan atau kebijakan dari pihak institusi keuangan yang telah Anda pilih ketika Anda mengajukan pinjaman Kredit Tanpa Agunan di Institusi Keuangan yang Anda pilih

  4. Biaya Keterlambatan Pembayaran

    Biaya keterlambatan pembayaran adalah biaya yang dikenakan kepada Anda apabila Anda melakukan atau mengalami keterlambatan pembayaran cicilan yang sebenarnya sudah jatuh tempo dari jadwal pembayaran cicilan yang telah disetujui. Dan biasanya besar biaya keterlambatan pembayaran ini tergantung dari syarat dan ketentuan ataupun kebijakan dari institusi keuangan yang telah Anda pilih pada saat pengajuan KTA Melalui Institusi keuangan tersebut

  5. Biaya Materai

    Beberapa institusi keuangan biasanya meminta Anda untuk membayar materai dan itu biasanya berlaku untuk pengajuan KTA juga. Namun ada beberapa institusi juga menerapkan dengan berbaik hati dan membantu membayarkan biaya materai, dan terutama untuk pengajuan KTA

Cara Menghitung Cicilan Per Bulan

Rumus yang digunakan untuk menghitung cicilan atau angsuran Kredit Tanpa Anggunan per bulannya adalah sebagai berikut:

Angsuran per bulan = pinjaman + (bunga setara flat / bulan x jangka waktu x pinjaman) / jangka waktu



Cara Menghitung Denda Keterlambatan

Rumus yang digunakan untuk menghitung besar denda keterlambatan yang perlu dibayarkan untuk pembayaran adalah sebagai berikut:

Biaya keterlambatan / hari = (% keterlambatan x angsuran / bulan) / 30 hari


Cara Menghitung Pelunasan Dipercepat

Rumus yang digunakan untuk menghitung besar denda keterlambatan yang perlu dibayarkan untuk pembayaran adalah sebagai berikut:

Pelunasan = % pelunasan x (sisa angsuran x bulan)